Ratusan Mahasiswa Baru Unhasy Jombang Diajak Ziarah Makam Pendiri NU

INDONESIASATU.CO.ID:

JOMBANG - Ratusan mahasiswa-mahasiswi baru Universitas Hasyim Asy’ari Tebuireng, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur melakukan kegiatan Pekan Orientasi Mahasiswa Baru (Posmaru) pada tanggal 22-24 Agustus 2018. Salah satu kegiatan Posmaru adalah ziarah ke makam pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asy’ari, KH Wahid Hasyim dan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

“Kita laksanakan Posmaru sejak hari kamis sampai sabtu besok atau selama tiga hari. Pagi ini kita ziarah makam Pendiri NU KH Hasyim Asy’ari, mantan Menteri Agama Republik Indonesia KH Wahid Hasyim dan mantan Presiden Indonesia ke-5 KH Abdurrahman Wahid,” jelas Presiden Mahasiswa Unhasy Tebuireng, Guntur Wisanggeni kepada NU Online, Jumat (24/8).

Menurut Guntur, total mahasiswa-mahasiswi baru Unhasy Tebuireng program strata satu tahun ajaran 2018-2019 yang mengikuti Posmaru ada 820 orang. Mereka tersebar dari seluruh pulau yang ada di Indonesia seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, Madura, Sulawesi, Lombok dan beberapa pulau lainnya. 

“Data yang kita punya, peserta Posmaru tahun ini ada 820 peserta yang terdiri dari putera-puteri dan berasal dari berbagai daerah, suku dan bahasa. Lebih banyak dari tahun lalu yaitu 729 orang,” tambahnya.

Mahasiswa pecinta alam ini menjelaskan materi yang disampaikan dalam Posmaru juga berkaitan dengan NU. Terutama yang berkaitan dengan peran KH Hasyim Asy’ari selama menjadi Rais Akbar di NU. Selain itu ditambah juga materi tentang pendidikan, pesantren, kebudayaan, nasionalis, organisasi dan kewirausahaan.

“Materinya menyinggung perihal NU, khususnya tentang peran KH Hasyim Asy’ari didalam sejarah perkembangan NU,” ujar Guntur.

Pelaksanaan Posmaru menjadi tanggung jawab Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unhasy. Dengan pengawasan langsung dari para dosen dan pimpinan kampus. Mahasiswa baru juga diberikan gambaran tentang budaya dan cara berorganisasi di Unhasy. Baik lewat BEM maupun lewat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

Selain itu, mahasiswa-mahasiswi baru ini diberikan kesempatan untuk mengembangkan kreatifitas di UKM. Seperti UKM Bimapala (Barisan Mahasiswa Pencinta Alam), UKM Mbureng (Drama, Teater, Tari), UKM Paduan Suara, UKM Bela Diri, UKM IMPS (Ikatan Mahasiswa Pecinta Sholawat) dan UKM Kesenian.

“Unhasy tahun ini dipercaya cukup banyak mahasiswa-mahasiswi. Untuk membalas kepercayaan itu maka kita berikan fasilitas atau wadah untuk mengembangkan potensi mereka lewat UKM dan BEM. Mereka boleh memilih sesuai keinginan dan bakat,” pungkas Guntur.(Syarif Abdurrahman/kusnoaji)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita