Proyek tanpa papan nama marak di Kabupaten Nganjuk, LSM DCW Tuding Proyek Pengairan Nganjuk Asal-asalan

WARTAJATIM.COM: NGANJUK - Proyek pembangunan irigasi di sepanjang.jalan menuju arah Lengkong di dusun Nglaban,Desa Babadan Kecamatan Patianrowo Kabupaten Nganjuk  yang tidak dilengkapi papan nama ditengarai untuk menyembunyikan volume dalam nilai anggaran pada dinas Pengairan Daerah Nganjuk.

Ketua LSM DCW Nganjuk Djulianto menegaskan bahwa berdasarkan undang-undang (UU) nomer 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, secara implisit disebutkan bahwa pengerjaan kegiatan proyek harus dilengkapi papan  nama.proyek Supaya masyarakat mengetahui durasi waktu pengerjaan dan nilai anggaran yang disediakan

Saat Djulianto di lokasi pekerjaan dan langsung menanyakan apakah ada papan nama atau belum ,salah seorang yang mengaku dari CV.Langgeng membantah apa yang ditanyakan Anggota LSM tidak pernah ada sebab papan nama dipasang usai pekerjaan proyek

dijelaskan oleh Djulianto  semestinya pakai papan nama, karena regulasinya sudah seperti itu. Apalagi anggaran di atas Rp200 juta, Kalau di rencana anggaran belanja (RAB) ada item  pada pokok anggaran untuk papan nama proyek, maka pelaksana wajib memasang,” tegasnya, Kamis (24/08/17).

Menurutnya, proyek yang tidak menyertai papan nama seperti yang terlihat di sepanjang jalan arah ke Lengkong menimbulkan beberapa pertanyaan. Termasuk dugaan untuk menyembunyikan anggaran. Sehingga, hal tersebut harus menjadi perhatian.

“Mungkin kedepannya dinas terkait memasukkan keharusan pemasangan papan nama proyek tersebut,sebelum pekerjaan dikerjakan khususnya untuk proyek dengan anggaran di atas Rp200 juta,” tandasnya.(KUSWANTO)