Perjuangkan Nasib, Honorer K2 Ngluruk Kemenag

Sekitar seratusan Petugas Pembantu Pencatat Nikah (P3N) dan penyuluh honorer kategori dua (K2) di jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Nganjuk, Kamis 19/10/2017 pagi sampai menjelang siang melakukan aksi unjuk rasa di kantor kemenag setempat di jalan Dermojoyo.
 
Kedatangan massa ini guna meminta kepada pejabat terkait untuk segera menandatangani Surat Pertanggung Jawaban Mutlak (SPTJM)   bahwa mereka memang benar- benar dinyatakan lulus oleh panitia calon pegawai negeri sipil pada tahun 2013 lalu, karena tidak ada niatan baik dari kemenag Nganjuk, para tenaga honorer K2 melakukan orasi dan Sholawatan Nabi di depan kemenag.
 
Para peserta aksi demo mengaku sangat kecewa dengan sikap pejabat kemenag Nganjuk yang seharusnya SPTJM sudah ditandatangi tapi sampai sekarang belum ditandatanganinya bahkan kemenag Nganjuk terkesan seperti permainkan nasib honorer K2.
 
, seorang peserta Korlap M.sodiq (52) warga Tanjunganom yang juga K2 Kemenag Nganjuk meminta agar Kantor Kemenag  menandatangi SPTJM segera mengangkat sebagai CPNS dalam hal ini Kemenag supaya menyerap aspirasi kami.
 
"Kami datang ke sini mempertanyakan perihal tandatangan surat pertanggungjawaban mutlak,pasalnya Barozi selaku kemenag tidak trasparan," ujar Korlap yang tergabung dalam forum tenaga kerja K2 Kemenag Nganjuk.
 
Kordinator lapangan (korlap) honorer K2 Mohammad Shodiq mengatakan pada awak media kalau aksi unjuk rasa kali ini dikarenakan rasa kecewanya terhadap masa depannya yang seakan-akan diombang-ambingkan pihak kemenag Nganjuk oleh sebab itu dia beserta yang lainnya  memperjuangkan hak-haknya.
 
"Saya meminta pada pejabat terkait di kemenag untuk segera menandatangani SPTJM dan segera mengangkat kami menjadi PNS," ujarnya.
 
Bahkan Shodiq mengatakan para honorer yang dinyatakan lulus ujian seleknas CPNS di kabupaten Nganjuk sebanyak kurang  lebih 127 orang sedangkan yang meninggal 7 orang dan sebagian besar lagi dari 120 orang telah berusia diatas 50 tahun.
 
"Apa yang ditunggu oleh kemenag Nganjuk atau para pejabat terkait menunggu kami semua menyusul yang 7 orang baru SPTJMnya di tandatangani dan juga diangkat PNS," pungkasnya kesal.Faiz/Kuswanto