Komisi IV DPRD Nganjuk Sidak SMPN 1 Kertosono Terkait Siswa Kurang Mampu.

Wartajatim.com,Nganjuk
Inspeksi mendadak Komisi IV DPRD Nganjuk menangani bidang kesehatan, dan pendidikan . Saat ini santer beredar kabar siswa yang tergolong tidak mampu bahkan sampai rela menjadi  buru demi membayar iuran sekolah 750 ribu.
 
Mohammad imron selaku Anggota Komisi IV DPRD Nganjuk disela sela sidak di SMPN 1 Kertosono menyikapi hal itu terkait biaya iuran yang tidak mencukupi harusnya menjadi perhatian di dunia pendidikan.
 
"Berkenaan dengan segala kebutuhan yqng diperlukan oleh lembaga sekolah sudah di anggarkan oleh negara,apabila masih ditemukan pungutan terhadap siswa-siswi yang kurang mampu harus mengetahui secara langsung atasanya dalam hal ini Kadis Dikporada, namun kami pihak dewan tetap mengawasi jika ada yang tidak sesuai prosedur", ungkap Mohammad imron saat sidak di SMPN 1 Kertosono, pada senin (27/11/2017).
 
"Kalau dilihat dari sistem atau kendala yang dihadapi dalam  pengalokasihan dana BOS tidak mencukupi harusnya pihak sekolah kordinasi ke Disdik,bukan langsung manarik iuran tidak melihat ada yang salah satu tidak mampu," jelas Mohammad imron
 
Terpisah Ketua Komisi IV DPRD Nganjuk Karyo sulistyo mengatakan lembaga pendidikan merupakan wadah penting dunia pendidikan mencerdaskan bangsa, rata-rata masyarakat menyampaikan aduan tentang kendala iuran yang dikemas Pungli.
 
"Saya sangat prihatin kasus yang menimpa risky ini problem yang menjadi pekerjaan rumah perlu melibatkan pihak Disdik", ungkap legislator partai berlambang pohon beringin ini
 
Karyo menambahkan, "Perihal Data siswa gak mampu yang sudah disampaikan ke Dinas Pendidikan (Disdik) Nganjuk untuk mengadukan masalah ini, kami menghimbau kepada masyarakat untuk bersabar, karena dari pihak Disdik sudah menangani dan mencoba mengatasinya,"ungkapnya
 
Sementara Kepala Sekolah SMPN 1 Kertosono Hariyanto ketika ditemui di kantornya mengatakan,Kami sudah melakukan pembinaan kepada seluruh siswa-siswi  yang kurang mampu itupun jauh hari kami lakukan.
 
"Kami sudah membebaskan semua biaya kepada siswa-siswi kami yang kurang mampu,"jawab hariyanto.kusnoaji