HIPMI JAYA KUKUHKAN ANGGOTA BARU TAHUN 2017

Jakarta-Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Jakarta Raya (Hipmi Jaya) sebagai organisasi pengusaha muda yang masa aktifnya dibatasi oleh usia, melihat estafet kepemimpinan harus berjalan secara periodik sesuai dengan aturan-aturan organisasi. Kegagalan merekrut anggota baru secara otomatis akan membuat regenerasi tidak berjalan secara normal dan dampaknya organisasi ini digolongkan tidak sehat. Ketua Rekrutmen Hipmi Jaya Tahun 2017, Anta Ginting, mengatakan, terdapat 121 anggota yang dikukuhkan oleh Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Sandiaga Uno, di Balai Agung Balaikota DKI Jakarta, Kamis (30/11) petang. Anta menerangkan, banyaknya pengusaha muda yang bergabung menjadi anggota HIPMI Jaya menunjukkan bertambahnya kepercayaan para pengusaha muda untuk memperjuangkan kepentingan bersama dalam rangka pembinaan dan pemberdayaan pengusaha muda melalui organisasi ini. "Kami menyadari tantangan kedepan semakin berat, maka Hipmi perlu memantapkan proses kaderisasi agar kita dapat mengatasi tantangan dunia usaha dan menjadi pengusaha yang profesional dan memiliki daya saing yang tinggi," kata Anta. Sementara itu, Ketua Umum Hipmi Jaya, Afifuddin Suhaeli Kalla atau biasa disapa Afie, menjelaskan, Hipmi Jaya sebagai organisasi kader pengusaha, siap mendukung dan menjadi fasilitator dalam menyukseskan program Pemprov DKI Jakarta seperti program Oke Oce. "Hari ini, juga telah dilantik Badan Pengurus Cabang (BPC) Hipmi Jaya di 5 wilayah. Dengan dilantiknya 5 BPC tersebut, kami siap membantu walikota dalam menyukseskan program-program yang telah dicanangkan oleh gubernur dan wakil gubernur untuk mewujudkan Jakarta yang maju kotanya bahagia warganya," kata Afie. Menurut Afie, Hipmi Jaya menyadari dalam era globalisasi ekonomi dimana usaha berkembang dengan pesat, dibutuhkan manajerial yang profesional dari pengusaha agar mampu bersaing di pasar global serta mempunyai wawasan kewirausahaan yang dilandasi semangat persatuan dan kesatuan bangsa. "Peranan generasi muda sebagai kader pembangunan, sangat stategis khususnya di dalam pembangunan ekonomi, di mana salah satu penekanannya adalah terjadinya kerjasama atau kemitraan antara usaha besar, menengah dan kecil yang saling menguntungkan," jelasnya. Untuk mewujudkan hal ini, kata Afie, pihaknya mengharapkan Pemprov DKI Jakarta dapat menjadi fasilitator, membina, mengembangkan serta memberdayakan potensi pengusaha muda yang ada di Jakarta. Sehingga, para pengusaha muda ini benar-benar menjadi pelaku ekonomi yang dapat memperkuat perekonomian di Ibu Kota. "Bimbingan, perhatian dan dukungan semangat kami harapkan sehingga Hipmi Jaya dapat berkembang dengan baik dan dapat turut berperan serta dalam membangun kota Jakarta mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia yaitu masyarakat adil dan makmur," pungkasnya.(DHP)