Diduga Sesak Napas,Kernet Truk Ini Tewas di Sentra Pengembangan Agrebisnis Nganjuk

Wartajatim.com, Nganjuk - Naas dialami Koestiyono (60) yang berprofesi sebagai kernet truk. Warga asal Desa Jomboran RT 03 RW 07, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang. Tiba-tiba mengalami kejang-kejang, sehingga meninggal dunia saat truk parkir di SPA ( sentra pengembangan agrebisnis ) termasuk Desa Bungur, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.

Kronologis kejadian itu berawal, saat korban yang sedang tidur didalm truk.  Setelah itu sempat membangunkan Alfitri yang juga tidur di dalam truk bersebelahan dengan kendaraan truknya, niatnya korban mau minta tolong karena mengalami nafas tersengal sengal atau susah bernafas. "Saya berusaha menolong korban dan juga membangunkan pemilik warung yg berada di rest area SPA Jali Sukomoro. Korban saya urut-urut untuk meredakan sesak nafasnya, namun tidak sembuh dan semakin lemas serta mulut mengeluarkan busa." Ujar Alfitri

Korban sempat mau di antar ke puskesmas Sukomoro tapi didalam perjalanan korban meninggal dunia.

Menurut Paur Humas Polres Nganjuk Ipda Trubus Lestari membenarkan adanya seorang kernet truk meninggal dunia mendadak karena diduga karena sakit. "Jenazah memakai kaos lengan panjang warna hitam, celana jeans warna biru dan mulut berbusa. Kini Jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Nganjuk." Tegasnya.yan/kusno

Index Berita